Tips Trik

3 Hal yang Membuat KitKat Lebih Baik dibandingkan dengan lollipop


Baru-baru ini sering kita mendengar bahwa Os kitkat lebih baik dibandingkan dengan Os lollipop,langsung saja berikut perbandingannya:

kitkat vs lolipop

 

1.  Baterai
Pada versi Lollipop, Google menyertakan optimasi Project Volta dengan janji akan membuat baterai Anda lebih tahan lama. Sayangnya, itu tidak bekerja dengan baik di sebagian banyak perangkat Android. Dalam tes yang dijalankan GSM Arena untuk perangkat Nexus 5 dan LG G3, kedua perangkat tersebut lebih cepat habis baterainya dibanding saat masih menggunakan KitKat. Nexus dan LG G3 merupakan produk yang berada di pasaran dengan OS KitKat dan memiliki daya tahan baterai yang baik. Namun, di beberapa perangkat seperti Moto G (2013 dan 2014), Lollipop memberikan daya tahan baterai yang lebih baik walau tidak signifikan. Untuk itu, bagi Anda yang bisa meng-upgrade ke Lollipop, cobalah cari tahu bagaimana pengalaman perangkat Anda setelah menggunakan Lollipop.

2.  Multitasking

Google merubah tampilan multitasking di Lollipop menjadi seperti sebuah susunan kertas yang membuat jendela hanya terlihat headernya saja. Di Kitkat, aplikasi yang Anda buka berada di samping dan menunjukkannya dengan mini windows. Ini mungkin tergantung selera, tetapi tampilan Multitasking KitKat menyediakan informasi yang banyak ketimbang Lollipop. Masalah kecepatan, tidak ada perbedaan yang signifikan, tetapi tidak bisa diungkiri animasi multitasking di Lollipop memang cantik dan terkesan cepat. Untuk urusan ini, coba ponsel teman Anda yang sudah menggunakan Lollipop dan rasakan multitaskingnya dan bandingkan dengan perangkat Anda yang menggunakan KitKat.

3. Kompatibilitas aplikasi

Ini selalu menjadi masalah ketika versi OS baru muncul. Bukan hanya pada Android, hampir di semua OS termasuk desktop. Prinsipnya, aplikasi akan melakukan penyesuaian ketika versi baru OS keluar. Tidak ada cara lain, developer harus mengikuti peraturan Google. Mereka akan mulai sibuk agar aplikasinya bisa digunakan di Lollipop. Sebagai contoh, orang-orang yang menggunakan Xposed framework dan sudah banyak menginstal modul menunda upgrade ke Lollipop karena framework custom tersebut belum benar-benar stabil di Lollipop, belum lagi modul mereka yang harus menyesuaikan ketika Xposed berhasil diintegrasikan ke Lollipop. Ini tentu akan memakan waktu hingga aplikasi atau tools Android stabil di Lollipop. Bila Anda memiliki aplikasi yang sangat penting atau Anda sudah jatuh cinta padanya, tetapi belum kompatibel dengan Lollipop, di sarankan Anda menunda upgrade ke versi Android terbaru.


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top